Virus Zika : Apa Yang Perlu Diketahui ?

banner 468x60)

Pada prinsipnya virus Zika ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Yang paling sering ditemukan gejalanya : demam, rash (kulit kemerahan), dan conjunctivitis (mata merah-radang pada conjunctiva mata). Gejala ini berlangsung beberapa hari hingga seminggu dan pada kasus berat memerlukan perawatan rumah sakit. Pada pertengahan May 2015, Pan American Health Organization (PAHO) mengeluarkan sebuah peringatan akan konfirmasi pertama Zika Virus yang ditemukan di Brazil dimana wabah ini menimbulkan Guillan-Barré Syndrome dan beberapa wanita yang melahirkan dengan bayi cacat.

EPIDEMIOLOGI

tmp_6763-Screenshot_2016-02-04-22-16-42-255-67078215

 

PENCEGAHAN

  • Belum ditemukan vaksin untuk mencegah virus Zika.
  • Nyamuk yang menyebarkan virus Zika menggigit pada siang hari.
  • Mencegah virus Zika dengan menghindari gigitan nyamuk.
  • Nyamuk yang menyebarkan virus Zika juga menyebarkan Dengue dan penyakit virus Chikungunya. Di Indonesia program 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) masih dianggap efektif untuk membunuh jentik nyamuk.

Jika anda bepergian ke negara dimana virus Zika atau virus lain menular dari gigitan nyamuk, segera lakukan beberapa langkah :

  • Memakai baju lengan panjang, dan celana panjang.
  • Tinggal ditempat yang memiliki AC atau rumah dengan pintu dan jendela yang memiliki kawat kasa untuk mencegah nyamuk masuk dalam rumah.
  • Tidu r dengan menggunakan kelambu pada ranjang tidur anda.
  • Bisa menggunakan repelant. Untuk bayi atau anak-anak perlu diperhatikan : Tidak boleh digunakan pada bayi usia kurang dari dua bulan, menggunakan baju yang menutup lengan dan kaki, sebaiknya menggunakan kelambu, jangan menggunakan repelant pada tangan, mata, mulut, dan kulit yangg luka atau iritasi. Pada orang dewasa : Semprotkan repelant pada telapak tangan anda terlebih dahulu sebelum diusap pada wajah anak.

 

tmp_6763-Screenshot_2016-02-04-22-51-51-833-181636990

GEJALA

  • Satu diantara 5 orang terinfeksi virus Zika akan menjadi sakit.
  • Gejala yang sering ditemui adalah demam, rash, nyeri persendian, mata merah (conjunctivitis). Beberapa gejala lain termasuk nyeri otot, dan sakit kepala. Masa inkubasi virus Zika belum diketahui.
  • Virus Zika biasanya akan tetap tersisa dalam darah dari individu yang terinfeksi beberapa hari dan dapat lebih lama pada beberapa orang.
  • Perawatan RS pada kasus berat  dapat menjadi perhatian namun jarang menyebabkan kematian.

 

DIAGNOSIS

  • Gejala yang ditimbulkan hampir mirip dengan gejala Dengue dan Chikungunya, dan penularan dari jenis nyamuk yang sama.
  • Pemeriksaan darah perlu dilakukan.

 

PENGOBATAN

  • Belum adanya vaksin.
  • Istirahat yang cukup.
  • Minum air untuk mencegah dehidrasi.
  • Boleh meminum Acetaminophen untuk mengurangi demam dan nyeri.
  • Jangan meminum Aspirin dan NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Drugs) seperti Ibuprofen dan Naproxen. Obat-obatan ini dihindari dulu sampai dapat menyingkirkan diagnosis Dengue untuk mencegah timbulnya perdarahan.
  • Jika Anda dinyatakan mengidap virus Zika, lakukan tindakan pencegahan gigitan nyamuk, pada minggu pertama sakit.

 

IBU HAMIL

  • Ibu hamil dianjurkan untuk tidak bepergian kedaerah wabah Zika.
  • Wanita yang berencana hamil seharusnya berkonsultasi dengan dokter. Wanita hamil masih aman menggunakan repellant dan wanita yang menyusui sebaiknya memilih repelant yang lebih aman.
  • Masih dilakukan penelitian lebih lanjut resiko infeksi virus Zika pada saat kehamilan.
  • Microcephaly pada kelahiran akibat dari virus Zika masih dilakukan penelitian lebih lanjut. Sementara ini penyebab microcephaly diketahui akibat infeksi rubella, toxoplasmosis, atau cytomegalovirus, malnutrisi berat, terpapar akiabat bahan seperti alkohol, obat-obatan dan toxic chemicals. Microcephaly dapat terdiagnosis selama kehamilan dan setelah kelahiran.

 

TRANSMISI

  • Penyebaran melalui gigitan nyamuk spesies Aedes (Aedes aegypti dan Aedes albopictus).
  • Penularan dari ibu ke anak : Jarang terjadi. Penyebaran ini bisa terjadi pada saat kehamilan, dan belum ditemukan kasus penulara  pada saat menyusui.
  • Penularan melalui darah yang terinfeksi dan seksual : Penularan melewati transfusi darah dan seksual pernah dilaporkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner 468x60)

chikungunya dengue virus zika virus

Author: 
author

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply